Pengertian
Sistem Informasi Kesehatan
Sistem
informasi kesehatan (SIK) adalah gabungan perangkat dan prosedur yang digunakan
untuk mengelola siklus informasi, dari mulai pengumpulan data sampai pemberian
umpan balik, untuk mendukung pelaksanaan tindakan tepat dalam perencanaan,
pelaksanaan dan pemantauan kinerja sistem kesehatan. Tujuan dari SIK adalah
memberikan informasi untuk pengambilan keputusan disetiap jenjang administrasi
kesehatan baik di tingkat kabupaten/kota, provinsi dan pusat selain itu dapat
mentrasformasi data yang tersedia melalui sistem pencatatan rutin menjadi
sebuah informasi. Menurut WHO SIK adalah suatu sistem informasi kesehatan tidak
dapat berdiri sendiri, melaikan sebagai bagian dari suatu sistem kesehatan,
sistem informasi kesehatan yang efektif memberikan dukungan informasi bagi
proses pengambilan keputusan di semua jenjang, sistem informasi harus dijadikan
sebagai alat yang efektif bagi managemen.
Sistem
kebijakan
Didalam
lingkungan IPOLEKSOSBUDHANKAM dibagi menjadi 3 bagian yaitu Masukan ( subsistem
pembiayaan kesehatan, subsistem sumber daya manusia kesehatan, subsistem obat
dan PERBEK kesehatan), Proses ( subsistem managemen kesehatan, subsistem
pemberdayaan masyarakat, subsistem upaya kesehatan), Keluaran (upaya kesehatan
bermutu, adil responsive dan terjangkau sehingga efektif dan efisien, derajat
kesehatan masyarakat setinggi tingginya). Tujuan adanya kebijakan ini untuk
mewujudkan kebijakan yang terintegrasi. Penetapan kebijakan dan standar SIK
dilakukan dalam kerangka desentralisasi di bidang kesehatan.
Penataan sumber data
dan penguatan manajemen SIK pada semua tingkat sistem kesehatan
dititik-beratkan pada ketersediaan standar operasional yang jelas, pengembangan
dan penguatan kapasitas SDM, dan pemanfaatan TIK, serta penguatan advokasi bagi
pemenuhan anggaran. Pengembangan Bank Data Kesehatan harus memenuhi berbagai
kebutuhan dari pemangku-pemangku kepentingan dan dapat diakses dengan mudah,
serta memperhatikan prinsip-prinsip kerahasiaan dan etika yang berlaku di
bidang kesehatan. Peningkatan kerjasama lintas program dan lintas sektor untuk
meningkatkan statistik vital melalui upaya penyelenggaraan Registrasi Vital di
seluruh wilayah Indonesia dan upaya inisiatif lainnya.
Managemen
Kesehatan
Dengan
teknologi informasi yang sudah canggih dapat mempermudah dalam mendapatkan
informasi kesehatan sehingga sistem kesehatan dan subsistemnya dapat berkerja
secara efektif dan efisien dan mendapatkan pengambilan keputusan yang tepat dan
sehingga dapat memberikan umpan balik.
Fungsi
sistem informasi kesehatan nasional
1.
Membantu mengambil keputusan untuk
mendeteksi dan mengendalikan masalah kesehatan, memntau perkembangan dan
peningkatannya.
2.
Memudahkan setiap pasien untuk melakukan
pengobatan dan mendapatkan pelayanan kesehatan
3.
Memudahkan fasilitas kesehatan untuk
mendaftar setiap pasien yang berobat
4.
Semua kegiatan di fasilitas kesehatan
terkontrol dengan baik ( bekerja secara terstruktur ).






0 komentar:
Posting Komentar